Jumat, 02 Juni 2017

Menyambut Ramadan di Bumi Seribu Masjid



sumber : GENPI NTB

Ramadan telah tiba. Seluruh umat muslim di dunia menyambut dengan gembira. Hari kemenangan, demikian kita mengelu-elukannya. Di Indonesia, umat muslim menyambutnya dengan beragam cara. Khususnya di NTB, pemerintah menyelenggarakan beragam kegiatan poistif, terhitung dari awal memasuki satu ramadan sampai menutup bulan. Tak lain, itu semua adalah salah satu wujud syukur atas bertemunya lagi dengan bulan penuh berkah ini. Salah satunya dengan diselenggarakannya Pesona Khazanah Ramadan di bumi seribu masjid ini.

Beragam kegiatan diselenggarakan, mendatangkan imam besar dari negara timur tengah untuk mengisi shalat tarawih salah satunya. Selain itu ada juga pameran dan bazar serta kegiatan-kegiatan lainnya. Berpusat di Islamic Center – atau Masjid Hubbul Wathan, besar harapan nama NTB dilirik oleh dunia nasional bahkan internasional. Anime masyarakat dalam menyukseskan kegiatan ini sangat besar. Di malam pertama tarawih, jamaah beramai-ramai mendatangi icon Provinsi Nusa Tenggara Barat ini.

Ketika berbicara tentang ramadan, tahukah kita? di wilayah Indonesia dan umumnya Asia Tenggara, rata-rata kita berpuasa selama 13 jam. Berbeda dengan Negara Islandia, yang dimana, saudara muslim kita berpuasa selama 21 jam. Sedangkan umat muslim Australia hanya selama 10 jam saja. Terlepas dari itu, semua umat menyambutnya dengan bersukacita. Bukankah di setiap akhir ramadan, kita selalu beraharap untuk dipertemukan lagi dengan ramadan selanjutnya?




sumber : google image

Seperti yang kita ketahui, Lombok – dengan julukan Bumi Seribu Masjid memiliki penduduk mayoritas muslim. Jadi, wajar saja jika seluruh elemen masyarakat bergembira setiap ramadan tiba. Penduduk yang ramah, tempat wisata yang nyaman, dan kegiatan-kegiatan postif menjadi salah satu kenapa ramadan di Lombok sangat sayang sekali untuk dilewati. Kenapa ramadan kali ini sayang untuk dilewati?
           
1.      Wisata Halalnya

Lombok, pada tahun lalu meraih tiga penghargaan internasional pada ajang World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, Uni Arab Emirate (UEA). Penghargaan yang mengulangi prestasi pada tahun 2015 lalu, dimana Lombok dinobatkan sebagai World’s Best Halal Tourism Destination dan World’s Best  Halal Honeymoon Destination. Jadi, bagi kalian yang suka wisata halal dan memilih Lombok menjadi tujuan, terjamin dan tak perlu khawatir jika nantinya menemui hal-hal yang tak diinginkan. 

2.      Serpihan Surga yang Jatuh ke Bumi

Tidak lebay ketika saya menggunakan diksi di atas. Yah, setiap jengkal pulau Lombok Sumbawa adalah surga. Dari ujung timur sampai barat, selatan sampai utara, tak henti-hentinya kita akan menjumpai keindahan yang tak ada habis-habisnya. Ibarat tebu tanpa kulit. Semuanya manis, indah, dan menyenangkan. Maka tidak terlalu berlebihan ketika saya menyebut Lombok sebagai serpihan surga, bukan?  Sudah indah, halal pula. Apakah masih belum tertarik?

3.      Khazanah Pesona Ramadan

Selain dua poin di atas, terakhir tentu saja terkait dengan kegiatan yang sedang diselenggarakan ini. Sebagaimana yang ditulis di atas, mengenai ramadan di Lombok, maka sudah seharusnya bagi orang yang belum pernah ke Lombok untuk iri sebab belum pernah mendatanginya. Jangan cuma dengar cerita, “Lombok itu begini… Lombok itu begitu…” Maka rasakan sekarang juga. Ramadan di pulau indah dengan kegiatan yang mengasyikan serta mendatangkan pahala, adalah cita-cita kita semua. Yuk ke Lombok Sumbawa!
           
Dengan begitu, sudah sepantasnya Lombok Sumbawa menjadi barometer tempat-tempat lain di Indonesia. Semoga Khazanah Ramadan dalam Pesona Seribu Masjid kali ini mendatangkan berkah bagi kita semua, serta kegiatan-kegiatan positifnya terhitung sebagai amal ibadah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin. Serta semoga ramadan kali ini adalah momentum bagi seluruh umat muslim, khususnya masyarakat Lombok Sumbawa untuk memberitahu semua orang kalau Lombok akan kalian tahu jika kalian mendatanginya dan merasakannya sendiri.




Tanak Awu, 1 Juni 2017

Bagikan

Jangan lewatkan

Menyambut Ramadan di Bumi Seribu Masjid
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

8 komentar

Tulis komentar
avatar
2 Juni 2017 11.18

"Wah, keren nih Lombok. Jadi pengen ke sana. Nice artikel, bro! Gue jadi pengen buat schedule ke Lombok. Moga bisa tahun depan."

Reply
avatar
2 Juni 2017 11.52

Wiw... semoga ada rejeki bisa ke lombok... :)

Reply
avatar
4 Juni 2017 07.23

Yuk ke Lombok! Tapi, gue belum ada rejeki untuk kesana. Kayaknya sih emang kalo kesana seru banget, ya. Banyak orang juga bilang kalo disana itu bagus-bagus pemandangannya. Pantainya, gunungnya, dan wisata alam lainnya. Duh, jadi pengen kesana. :)

Reply
avatar
4 Juni 2017 15.08

Keren nih Lombok, coba disertakan juga gambar-gambarnya mas, biar aku bisa tahu..hehe

Dari ketiga point diatas aku suka. Jadi pengen tau gimana rasanya puasa di Lombok. Aku punya teman dekat dari Lombok juga mas.

Oh,ya. Kalau di Lombok sama di Jogja sendiri waktu bukanya berbeda gak sih mas? Kata temenku beda satu jam, ya siapa tau aja memang benar, mastiin aja sih..he

Reply
avatar
4 Juni 2017 17.19

Menarik. Saya baru tau kalau lombok disebut bumi seribu masjid.
Saya punya keinginan ke Lombok sejak beberapa tahun lalu. Tapi belum keturutan. Semoga tahun depan bisa kesana.

Reply
avatar
5 Juni 2017 21.55

Wedeh, lombok ya. Belum kepikiran buat kesana sih, pasti keren banget alamnya tuh. Setiap ada acara traveling tentang lombok di tv, gue tuh selalu takjub gitu, keren.

Reply
avatar
6 Juni 2017 00.53

Enak ya ramada di Lombok. Selain bisa meningkatkan sikap religi, bisa sambil menikmati alam yang indah. Ngomong lombok jadi pingin lari-lari di pantai kan, ah. Lombok keren dah, baru tau wisata halalnya juara :)

Reply
avatar
15 Juni 2017 19.37

Aamiin, semoga keberkahan ramadan tahun ini melimpahi kita semua dan semoga masih berjodoh dengan ramadan di tahun depan.

Berkunjung dari Selong Lotim.

Reply