Kamis, 01 Desember 2016

Perjalanan dan Kecolongan di Sendang Gile dan Tiu Kelep



Tiu Kelep


Yosh! Perjalanan yang panjang dan begitu melelahkan.

Akhirnya saya ngga sendirian lagi. Maksudnya ngga sendirian pergi. Kemarin (26/11), Saya, Khulaifi, ‘teman saya yang masih saja jomblo,’ Nizam, ‘anak ibu kos aka teman yang sering saya minta bantuan,’ dan Ju, ‘personil baru, anak samping kos’ akhirnya pergi ke Sendang Gile dan Tiu Kelep yang letaknya di KLU – Kabupaten Lombok Utara. Yosh! *lagi*

*Mulai bercerita*


Perjalanan yang begitu panjang. Rencana mendadak. Kami berempat menggunakan dua sepeda motor saja untuk traveling kali ini. Saya berboncengan dengan Ju, dan Khulaifi dengan Nizam. Setelah mengisi bensin di Desa Kekait, kami melewati hutan wisata Pusuk. Jalan yang berkelok kayak ular lagi PMS. Juga dengan monyet yang populasinya cukup tinggi hampir di setiap sudut jalanan Pusuk dengan mudah kita jumpai. Saya sempat bertanya pada salah satu monyet. Kira-kira, beginilah percakapan imajiner kami:

“Nyet, bapak kamu monyet, ya?”
“Iya.”
“Ibu kamu?”
“Monyet.”
“Kamu?”
“Monyet juga.”

Begitulah kira-kira.

***

Saran saya, jika mau ke tempat ini, agar mengisi bensin yang lumayan lah. Yak, tau sendirilah lumayan orang Indonesia itu kayak gimana. Kenapa? Karena jalanan yang cukup jauh serta pantat yang juga ikut nyeri karena kelamaan duduk. Selain itu, kamu juga butuh bekal. Yak! Siapa tahu lapar gitu maksud saya. Tiket masuk ke Tiu Kelep dan Sendang Gile untuk wisatawan domestik itu lima ribu rupiah, dan wisatawan asing cukup sepuluh ribu rupiah. Murah banget, bukan? Dan untuk parkir roda dua cuma lima ribu rupiah dan roda empat sepuluh ribu rupiah saja.


Untuk ke lokasi, jalanan sudah mulus kok! Lebih mulus dari jidat Nabila JKT48. Lebih mulus dari hubungan kamu dengan dia. *Ah elah* Oleh sebab itu, jika tersesat, kamu cuma butuh baca plang yang nantinya menunjukkan arah ke lokasi, dan kalau bingung, saya yakin, kamu cukup bertanya ke warga setempat, “Ke mana arah dan tujuan hubungan kita?” Ah, elah, maksudnya “Ke mana arah ke Sendang Gile Senaru?” Gitu.


Salam posisi 4 besar - Sendang Gile


Selain itu, kami juga melewati beberapa destinasi wisata yang sebenarnya bisa kami kunjungi juga. Seperti Masjid Kuno Bayan dan Tiu Teja. Namun karena waktu yang tidak memungkinkan, kami hanya mengunjungi dua air terjun yang jaraknya tidak berjauhan.

Pemandangannya indah! Gak nyesel dah! Semua terbayar setelah melihat panorama dari Sendang Gile dan Tiu Kelep! Tapi sebelum sampai ke sana, untuk ke lokasi kita bakal naik turun tangga yang cukup panjang, melelahkan, dan saran saya bagi penderita penyakit rematik agar tidak diberi izin untuk jalan sendiri. 


Entahlah~


Buat foto-foto selfie, sebaiknya tidak usah pakai kamera hape. Kalaupun pakai kamera, sebaiknya yang tahan air. Percikan air terjunnya terbang beberapa meter saking derasnya. Ya, akhirnya saya cuma bisa foto dari jauh saja. Demi menjaga hape agar tidak kena siraman rohani air. Dan juga, sebaiknya pakai ransel yang tahan air. Karena mau ngga mau kalian juga harus pakai celana pendek dong kalau mau mandi. So, pakaian dan peralatan lain yang tak tahan air bisa terselamatkan. Kayak hubungan kalian itu. Ah, elah, lagi-lagi garing. Kalian juga kudu hati-hati, kalau mau sampai di Tiu Kelep ini, batu-batu yang kita lewati licin sekali.

So, saya butuh backpack baru. Selain belum punya, yang lama lama lebih mirip tas biasa biar dikira gaul-gaul aja. Dari pengalaman traveling ini, saya kudu punya backpack baru pokoknya. Itu wajib buat saya. Geniroga, backpack keren dari travelcomedy blogger Adis Takdos adalah salah satu backpack yang saya incer. Warnanya? Jelas birulah. #TeamBlueSasak. Karena saya lebih suka yang adanya bluenya. #ApaSih


Suka warna yang mana, Guys?


Mupeng? Cus… sikat! Cek di sini nih! Di sana udah lengkap semuah!


***

Buat kalian yang pengen balik ke Mataram setelah dari sini (Tiu Kelep dan Sendang Gile), lebih baik melewati Jalan Raya Senggigi. Kenapa? Sebab kalian akan disuguhi pesona pantai sepanjang perjalanan. Malaka, Malimbu, Senggigi, Kelui, Batulayar, dan lainnya. Baliknya lewat pinggir pantai, Tjoy! Gak bakalan bosan dah!

Akhir kata, selamat hari Rabu. :D

Btw, doai'n saya biar dapat yang ini yak! #TeamBlueSasak





Bagikan

Jangan lewatkan

Perjalanan dan Kecolongan di Sendang Gile dan Tiu Kelep
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.