Sabtu, 30 Januari 2016

Yang Harus Diketahui Tentang Lombok






Nama Lombok mungkin tak setenar Bali. Kalau Cristiano Ronaldo ditanya, do you know Bali? Tanpa ragu, Ronaldo akan menjawab “Yes, I know.” Secara, dia pernah ke Bali dan belajar nari di sana.


Ronaldo syuting di Bali via yotube

Ketika mendengar nama Pantai Kuta, pastinya ingatan kamu tertuju pada nama salah satu pantai di Bali. Tapi, jangan salah loh ya. Pantai Kuta juga ada di Lombok. Iya, Lombok. Hanya saja, lokasinya tidak seramai pantai Kuta di Bali.



Sebelum melanjutkan lebih jauh lagi, saya ingin mengucapkan selamat kepada Pulau Lombok yang di penghujung tahun lalu meraih dua penghargaan tingkat dunia dalam dua kategori sekaligus yaitu World’s Best Halal Honeymoon Destination dan
World’s Best Halal Tourism Destination. Selamat! Makanya, kalau kakak-kakak yang baru akad nikah dan masih bingung mau bulan madu ke mana, coba kakak-kakak ke Lombok. Atau ingin berwisata halal, silakan ke Lombok. Dijamin, pengen akad nikah tiga kali sehari.

Lombok adalah salah satu pulau yang masuk dalam Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain pulau Sumbawa dan pulau-pulau kecil yang kita kenal dengan sebutan Gili. Pusat pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Barat pun ada di Pulau Lombok.

Masyarakat Lombok dikenal dengan tuan rumahnya yang kalau kedatangan tamu, selalu menyuguhkan kopi sebagai jamuannya. Makanya, jualan kopi di sini cukup laris manis.

Lombok terdiri dari mayoritas suku Sasak. Atau suku asli yang berdiam diri turun temurun. Hanya beberapa persen dari luar suku Sasak yang mengadu nasib dengan bekerja atau keturunan minoritas di pulau ini.

Dalam kehidupan sehari-hari, mata pencaharian masyarakatnya mayoritas sebagai Petani. Masih didominasi oleh petani padi, tembakau, dan lain-lain. Dalam bertutut dan bercakap sehari-hari, bahasa yang digunakan yaitu bahasa Sasak yang memiliki dialek bermacam-macam. Satu kampung dengan kampung yang di dekatnya belum tentu memiliki bahasa yang sama. Ragam bahasanya bermacam-macam. Kalau tidak salah ada beberapa dialek bahasa Sasak yang terbagi menjadi beberapa bagian.

-          Meriaq – Meriqu
-          Meno – Mene
-          Ngeto – Ngete
-          Kuto – Kute
-          Meno - Mene

Saya sendiri menggunakan meriaq meriqu yang berarti ‘begini –begitu’. Sama, meno – mene atau ngeto – ngete dan yang lainnya juga berarti ‘begini begitu.’ Ya, begitulah. Banyak dan saya sendiri tidak terlalu hafal. Hehe.

Mayoritas penduduknya menganut agama Islam. Maka dari itulah, di sebut juga dengan Pulau Seribu Masjid. Tak jauh dari Masjid pertama yang kamu lhat, kamu akan menemukan Masjid yang lain lagi. Tapi, sebelum adanya Islam yang rahmatan lil alamin seperti sekarag ini, Lombok memiliki agama yang disebut dengan Islam Wate Telu. Wate yang berarti waktu, dan Telu berarti tiga. Jadi, Islam Wate Telu ini hanya mewajibkan sholat tiga waktu. Sholat Jumat, dan sholat dua hari raya. Agama ini adalah percampuran dari agama Islam – Hindu yang sudah mengakar sejak lama. Tapi jangan dismakan dengan Gafatar yang sekarang ya.

Jika ditanya destinasi wisata apa saja yang bagus buat dikunjungi, wisata di Pulau Lombok itu banyak sekali. Setiap kabupaten atau kota memiliki destiansi wisata yang tidak bisa saya rekomendasikan mana yang lebih bagus di antara semuanya. .

Di kabupaten Lombok Tengah, kita bisa mengunjungi Pantai Kuta yang saya maksud tadi, juga pantai Aan, Selong Blanak, Semeti, dan pantai-pantai yang berada di sekitarnya. Semua pantai tersebut berdekatan. Dan jarak tempuhnya dari bandara juga tidak terlalu jauh. FYI aja, Bandara Internasional Lombok sudah dipindah ke Kabupaten Lombok Tengah sejak beberapa tahun silam. Sehingga, jarak dari bandara ke tempat wisata ini tidak jauh-jauh amat. Eh, rumah saya juga dekat dengan bandara. Sekitar 1 km. Kalau ke Lombok, tinggal kabari saja lah ya.


Pantai Kuta Lombok via ini




Pantai Semeti via Twitter Orang

Oh ya, sebelum ke pantai-pantai yang jaraknya berdekatan tersebut, baiknya juga mengunjungi Kampung Adat Sade yang masih memegang erat budayanya. Berbeda dengan kampung-kampung yang lain. Dari atap rumah yang hanya terbuat dari jerami, pagar dari anyaman bambu, dan juga lantai dari tanah liat dan campuran kotoran sapi.



Welcome to Sasak Village via ini


Rumah-rumah di Kampung Sasak Sade. Nyomot dari sini


Buat kamu yang pengen keliling Kampung Sasak Sade juga bisa. Dengan bantuan pemandu dan membayar seikhlasmu. Mantap, kan!

Di Lombok Timur, kita bisa ke Pantai Pink. Sesuai namanya, pasir di pantai ini berwarna pink. Medannya lumayan jauh jika kita berangkat dari pusat Kota Mataram. Terakhir saya pergi pas pelesiran kelas 3 MA. Dan waktu itu jalannya masih rusak. Katanya, sekarang jalan sudah mulus.



Pasirnya warna pink via kompasiana.com


Sudah pernah ke kebun Strawberry sambil melihat pemandagan indah? Sembalun adalah salah satu tempatnya. Berada di kabupaten Lombok Timur. Ketika musim strawbeery tiba, kita bisa memetik langsung buah strawberry dari pohonnya. Kapan-kapan lah, kalau sudah punya pacar, saya ajak dia ke sana.




Kak, mau strawberry? via ini nih

Dan masih banyak wisata lain di Lombok Timur.

Adapun di Lombok Barat, kabupaten yang masih berdekatan dengan Kota Mataram, ada beberapa wisata yang bisa kamu kunjungi. Sebut saja Taman Narmada yang masih kental dengan corak dan bangunan ala hinduism. Kamu bisa bersantai-sanati sambil menyelam dalam air. Iya, menyelam alam air. Kalau menggunting dalam lipatan itu beda artinya. Saya beberapa kali ke Taman Narmada. Apalagi dulu ketika masih mondok. Jarak antar mantan pondok pesantren saya dengan taman ini tidak terlalu jauh.


Taman Narmada via jayanjayan.com


Juga dengan Pantai Malimbu yang jalannya berkelok-kelok. Pasir putih dan pohon kelapa yang melambai di pinggir pantai membuat kita betah berlama-lama. Saya beberapa kali ke Pantai Malimbu ini.


Cekrek dulu lah via doc pribadi



Malimbu via doc pribadi


Perhatikan anak yang mengepalkan sayapnya via doc pribadi


Sudahlah ya, dua saja. Kalau mau cari yang lain, ketik saja di tombol keyword kamu spot-spot yang bisa dikunjungi di Lombok Barat. Masih banyak dan berserakan. Klik Pura Batu Bolong, Pantai Sekotong, Senggigi, atau yang lain.

Kota Mataram, sesuai namanya, satu-satnya kabupaten/kota yang lebih banyak gedung-gedungnya daripada spot berupa pantainya. Tapi jangan salah, di sini juga ada loh tempat wisata yang keren-keren. Contohnya Pantai Ampenan yang jaraknya hanya beberapa kilometer dari kostan saya. Juga dengan Kota Tuanya yang karismatik.


Kota tua Ampenan di malam hari via ini


Mancing di Pantai Ampenan via sini nih

 Kalau suka mendaki, kamu jangan lupa mengunjungi tempat yang satu ini. Ya, di mana lagi kalau bukan Gunung Rinjani. Saya sendiri sampai hari ini belum tahu Gunung Rinjani itu masuk kabupaten yang mana. Sebab, gunung ini bisa masuk kabupaten Lombok Timur dan juga Lombok Utara. Tapi, tak usah bingung lah. Saya masukkan ke Lombok Utara saja. Selain itu, ada juga Gunung Baru Jari yang kemarin-kemarin ini mengeluarkan debu vukaniknya. Oh ya, di Gunung Rinjani, ada Danau Segara Anak yang airnya itu dipercaya berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit.


Danau Segara Anak via @chendooll.img


Gunung Rinjani tertinggi kedua di Indonesia via ini lagi


Masih banyak! Banyak sekali yang tidak bisa saya sebutkan. Masih ada tiga Gili yang sangat dikenal dunia, Trawangan, Air, dan Meno serta gili-gili yang lain. Ada juga Pantai Surga dan Tanjung Bloam di Lombok Timur, Hutan Monyet Pusuk yang lucu-lucu, Pantai Sire di Lombok Utara, dan juga pantai-pantai yang lain. Mending, kalau mau tahu, cari sendiri aja gih di google. Karena bisa sampai puluhan bahkan ratusan saya rasa.


Monyet sepanjang jalan


via infolombok.net


Air Terjun Mangku Sakti via @irmakecy

Dan ratusan tempat lainnya.

Makanan khas di Lombok yang paling digemari adalah Plecing. Mungkin sudah banyak yang dengar atau makan Plecing. Tapi, percayalah, plecing Kangkung di Lombok itu panasnya pakai suwer. Panas sekali! Eh, pedas maksud saya. Masakan terenak dan terlezat sejauh ini adalah plecing kangkung Lombok.


Plecing Lombok yang super pedas. Lebih pedas dari sambalado. Nyomot dari sini


Selain itu, ada juga Nasi Balap Inaq Esun yang terkenal di penjuru Lombok. Bahkan sudah memiliki cabang di berbagai cafee di Kota Mataram dan tempat lain. Saya sendiri sampai hari ini belum pernah bertemu dengan Inaq Esun. Niatnya simpel, kalau ketemu pengen nanya-nanya lah : “Ngapain balap kalau bisa dimakan pelan-pelan.”


Nasi balap via lombok.panduanwisata.id


Ada juga Ares. Tahu batang pisang? Iya, batang. Bukan batang yang itu loh. Kalau yang itu biar jadi privasi pribadi saja. Ares adalah batang pisang yang sudah dikupas dipotong kecil lalu diramu dengan berbagai macam bumbu masakan. Ares biasa ditemukan ketika acara nikahan, pesta, khitanan, dan menjadi sajian buat makan-makan. Sedap lah ya, menurut saya. Ngga tau kamu yang baca.


Batang pisang yang panjang kaya anu via blog orang


Ares siap saji via cookpad.com


Berbicara tentang budaya di Pulau Lombok, budayanya masih kental. Contohnya Presean. Presean awalnya adalah sebuah ritual untuk meminta turunnya hujan. Lambat laun, presean jadi budaya tersendiri dalam budaya Sasak. Oh ya, presean itu adalah pertarungan antar dua lelaki dengan tongkat rotan, serta memiliki pelindung berupa perisai dari kulit kerbau yang tebal dan keras. Petarungnya disebut pepadu. Ketika presean berlangsung, dua laki-laki yang bertarung ini dikelilingi oleh masyarakat banyak yang menotonya. Ada juga wasitnya. Bisa saja badan papadu berdarah parah, atau kepalanya bocor kena sabetan rotan. Tetapi, setelah presean selesai. Kedua pepadu akan berpelukan seperti tak pernah terjadi apa-apa. Presean menjadi totoan yang menarik sejauh ini. Mengalahkan rattting beberapa sinetron FTV.


Serang! via ini atau ini. Entahlah, lupa saya


Kalau kamu suka dengan gadis Lombok, maka hendaknya kamu melanjutkan baca tulisan ini. Kalau ngga, ya dibaca juga. Sayang juga kan belum habis artikelnya.

Di suku Sasak Lombok, ketika kedua orang ingin menikah, maka calon mempelai laki-lakinya harus menculik calon mempelai peremuan. Membawanya kabur ke kampungnya. Jangan salah paham ya! Ingat, hanya diculik saja. Tidak diapa-apakan sebelum akad. Ada sebagian orang yang sudah tidak melakukan adat ini. Tapi, ada juga yang memegang adat ini sangat kental. Contohnya begini : Sebut saja nama pemuda suku sasak ini Hadi Kurniawan. Hadi sedang jatuh cinta sama Siti yang ayahnya sangat menjunjung tinggi tradisi dan kebudayaannya. Jangan harap Hadi bisa diterima baik oleh ayah Siti jika Hadi ingin mempersunting dan meminta Siti dengan cara bertamu dan duduk manis di teras rumahnya. Lantas memintanya baik-baik.  Pokoknya culik!

Setelah diculik, datanglah lima tamu atau lebih, berpakaian adat dari pihak laki-laki ke rumah pihak perempuan. Membicarakan banyak hal, tentang maskawin, kapan dikawin, atau kapan disahin.


Jadi, berapa? via blog orang juga


Tidak elok rasanya jika tidak mencantumkan tradisi yang satu ini. Namanya Nyongkolan. Nyongkolan : arak-arakan pengantin perempuan dan laki-laki dari rumah mempelai laki ke rumah mempelai perempuan. Kalau jauh, ya ambil yang terdekat dengan rumah perempuannya. Nyongkolan diselenggarakan setelah akad nikah. Dan biasanya arak-arakan ini di jalan raya dan selalu bertepatan dengan Hari Minggu. Makanya, kalau ke Lombok, dan kebetulan mau jala-jalan di hari Minggu, mending pagi atau siang, karena biasanya jalan akan dipenuhi banyak orang. Serta diiringi oleh Gendang Beleq, pasukan penabur gendang khas suku Sasak.



Hanya pengantin yang mendapatkan payung via lombokpost.net


Para pengiring via blog orang


Para penabuh gendang beleq via blog orang (lagi)


Di Lombok sendiri memiliki beberapa tingkat marga. Seperti nama Lalu dan Baiq yang dianggap memiliki darah bangsawan keturunan raja. Lalu (nama orang), ketika menikah dan memiliki anak, maka wajib menyantumkan nama Lalu juga pada anaknya jika laki-laki, dan Baiq jika perempuan. Adapun Baiq, jika menikah dengan laki-laki yang tidak bermarga Lalu, maka hukumnya tak boleh. Dalam hal ini, saya kurang paham seluk beluk dan tingkatan marga itu seperti apa. Hanya itu yang saya ketahaui. Jadi, di-skip saja.

Karena tinggal sebentar bulan Februari dan ada event menarik, saya rekomendasikan salah satu event terunik dan hanya diselenggarakan satu tahun sekali ini. Bau Nyale.

Bau nyale adalah tradisi menangkap cacing laut warna-warni yang lucu sekali di pinggir laut. Bau nyale biasanya diselenggarakan di pantai Lombok bagian selatan seperti Pantai Aan, Mawun, Aregoling, Selongblanak dan sekitarnya. Anehnya, di Pantai macam Senggigi tidak nampak. Konon, menurut legenda suku Sasak, Nyale ini adalah jelmaan putri Lombok yang melompat ke laut setelah dipinang oleh tiga anak raja. Ia tidak mau memilih salah satu dari ketiga anak tersebut. Lalu menceburkan diri ke laut lepas.


Patung Putri Mandalike dan tiga cowok via sini


Bau nyale itu di pagi buta sekitar jam 3 dini hari. Di pantai yang seharusnya sepi pada saat itu dihamburi orang banyak. Lalu, ketika ada nyale yang nampak. Banyak orang yang ngomong kotor dan teriak. Dipercaya agar nyalenya keluar. Dan, ngomong kotor pada saat itu tidak akan dimarah oleh orang yang di dekatmu. Tua muda berbaur. Bebas lah ya!

Untuk tahun ini, festival bau nyale dijadwalkan dari tanggal 28 Februari – 29 Februari. Kalau sempat, datang saja. Kemungkinan besar saya akan datang dan ikut bau nyale juga. Ingin balas dendam setelah tahun lalu tidak mendapat apa-apa.

Nyale rasaya enak. Menurut orang yang suka. Dimasak atau dimakan langsung oleh para ekstermis. Saya sendiri tidak berani. Eh, belum bernai deng! Masih terbayang cacing tanah setiap lihat bentuknya. Oh ya, “Bau itu dalam bahasa Sasak artinya menangkap” dan “Nyale itu nama putrinya.” Atau kita kenal dengan Putri Mandalike Nyale. Jadi, bau nyale itu artinya “Menangkap Nyale.” Kamu? Siap saya bau?


Bau Nyale via sisijalan.com


Nyale via sini nih. Iya, sini.

Terima kasih. Sebenarnya masih banyak. Kalau masih mau tahu lagi, bisa tanya-tanya saya di facebook, twitteratau komen di blog, ya! Terima kasih.




























Bagikan

Jangan lewatkan

Yang Harus Diketahui Tentang Lombok
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

17 komentar

Tulis komentar
avatar
30 Januari 2016 11.08

Lombok, I love you. Ingatkan aku dengan pasir putihmu.

Reply
avatar
30 Januari 2016 19.56

Wah keren2 juga pantai lombok yah, jadi pengen mampir~

Reply
avatar
31 Januari 2016 16.20

Ambooooiii..... cantiknyaaaa..... Adikku yang pernag ke Lombok acara sekolahan. Dibawain oleh-oleh kaus kalo gak salah sih. Mana ya kausnya?

Ohya aku justru baru tahu kalah di sana mayoritas islam dan disebut sebagai Seribu Masjid. Kupikir katolik *bukan SARA*. Atau mungkin yg Nusa Tenggara Timur ya? Soalnya aku punya adik angkatan di kampus dari NTT, dia bukan islam, dan dia punya bahasa sendiri yang aku gak paham. :D Dan kayanya NTT bukan Indonesia ya hehe

Reply
avatar
1 Februari 2016 14.04

Keren loh. Yuk, kita promosikan Indonesia! :)

Reply
avatar
1 Februari 2016 16.28

lombok!!
entah kenapa lebih tertarik pergi ke lombok daripada pergi ke bali hehehe. bukan maksud mau membandingkan keindahan, bukan. hanya saja katanya lombok lebih asri karena wisatawannya lebih sedikit dari bali. sepi sepi gitu kan mantap

Reply
avatar
1 Februari 2016 16.47

Baru tahu ternyata pantai kuta ini tidak hanya ada di Bali, tapi Lombok juga ada.
Hebatnya lagi, pantai pantai di Lombok ini indah indah sih kalau selintas pandang yang ada pada fotonya.
Andai tiket pesawat antar pulau murah ya huhuhu.

Reply
avatar
1 Februari 2016 18.03

Waahh lombok yaa.. jadi pengen nih liburan kesana mumpung lagi liburan kuliah tapi yang belom nikah bolehkan kesana :D kan tadi dibilang bisa juga buat yang mau honneymoon..

saya belom pernah sih ke lombok, keluarga saya juga belom kesana, temen gue juga belom kesana. tapi guru yang pernah kerja praktek di sekolah gue pernah nyeritain soal lombok dan emang keren banget. sekarang malah kamu tambahin jadi makin keren lomboknya.. yang paling terkenal di lombok mungkin gunung rinjaninya. sebelum kamu kasih tau tadi juga saya tau rinjani doang. ternyata masih banyak tempat-tempat yang "hits" dilombok..

kalo udah bagus tinggal dikelola dengan baik agar tidak rusak, dan juga promosinya kudu dikencengin biar banyak orang lain, khususnya warga asing kalo tempat indah bukan hanya di bali saja tapi lombok juga punya..

kapan-kapan gue mampir deh kesana n jangan lupa disambut yaaa

Reply
avatar
1 Februari 2016 18.19

iya nih,
emang indonesia lagi genjot pariwisata di lombok, biar indonesianya gak cuma bali doang.
klo gak salah selain di lombok, indonesia juga fokus di natuna, raja ampat, dan masih ada beberapa lagi. *gue lupa.
semoga indonesia jadi destinasi dunia ya bang.

Ngomong2 soal honeymoon, gue jadi pengen nikah terus kelombok. *aamiin deh :)

Reply
avatar
1 Februari 2016 19.13

Keren banget Lombok. Nggak jauh beda sama kerennya Bali. Pengen banget ke Lombok. Masalahnya sih uangnya yang nggak ada wkwkwkwk. Yang aku tau sih cuma pantai pink itu. Soalnya itu yang paling terkenal. Eh pas baca ini ternyata banyak banget yang lebih bagus dari pantai pink.

Pokoknya Lombok ini harus dijamah. Nggak tau kapan waktunya, pokoknya wajib nih!

Reply
avatar
2 Februari 2016 01.32

Lengkap, komplit, waaaaaaaaaaaaah.

Mulai dari tempat wisata, budaya, suku, sampai makanannya. Komplit banget pokoknya.
Oh, ternyata gunung rinjani itu di Lombok, ya? Baru aja beberapa hari kemaren gue nonton film romeo & rinjani. Gue nggak tahu awalanya kalau gunung rinjani itu di Lombok. Keren banget, banget, banget.

Reply
avatar
2 Februari 2016 18.14

ngeri...aku dua kali ini lihat pantai kutanya lombok..pertama pas mbak meykke santoso (anggota tua blogger energy) yang sempet liburan disana dan diabadikan di blognya..dan sekarang,,foto ini...masih aja merasa ngeri dan luar biasa indah

yang aku baru tau itu ajaran islam sholat di 3 waktu saja...
kemarin ada temen yang kerja disana..
sudah aku tanya-tanya soal tradisi dan berbagai hal tentang orang sana..
tapi nggak ada pernyataan ini..

barangkali dia sendiri juga belum tau..

reviewnya lengkap...top banget...
kalau kesana..sudah ada tempat-tempat yang sudah dipikirkan untuk dituju

Reply
avatar
4 Februari 2016 14.43

Aaaakkk, baca postingan ini makin menjadi-jadi deh pengin ke Lombok. Ya menurutku sih ketimbang Bali mending Lombok. Selain nggak kalah keren, tempat-tempatnya juga masih sepi pengunjung. Jadi bias menikmati Lombok dengan tenang. Really, PANTAINYA BAGUS-BAGUS BANGET!

Ah, semoga someday aku bias kesampean ke Lombok. Aamiin.

Tapi kalo dari segi makanan, aku agak susah sih nyocokinnya. Apalagi pemilih. Nama makanan khasnya lucu-lucu :D

Eh, serius ya dulu ada islam sholat 3 waktu doang?

Reply
avatar
4 Februari 2016 16.39

yang paling gue inge tentang lombok adalah pantai dan gunung rinjaninya..
tapi sayangnya gue bbelum pernah kesana sih hehehe

tahun depan lah gue akan kesana :D

Reply
avatar
13 Februari 2016 10.46

Ternyata ada beberapa kesamaan tradisi adat antara Lombok dan Lampung ya mas, bahasa daerah yang di gunakan belum tentu sama antara kampung satu dan kampung lainnya. Meminang wanita pun caranya sama yaitu di culik dulu. Hehe nanti kalau ada rezeki saya pengen berkunjung ke pantai pink dan mendaki gunung rinjani. Nanti saya hub mamas bisa kan? Hehe, nice artikel mas :)

Reply
avatar
13 Januari 2017 16.48

Terimakasih untuk artikel yang sangat bermanfaat ini, kami bertambah pengetahuan setelah membaca artikel ini, para pembicara internet marketing selalu menyarankan untuk kita terus menulis artikel bermanfaat seperti ini, salam dari mutiara untuk membawa kesuksesan pearl wholesale Indonesia dan sukses selalu untuk Anda.

Reply